Gadget-gadget kita semua sudah semakin bergantungan dengan teknologi Internet of Things (IoT). Dengan begitu, banyak dari kita telah memasang perangkat-perangkat pintar di rumah, seperti lampu LED yang bisa diatur melalui aplikasi, kipas angin yang bisa digerakkan dengan hanya sentuhan jari, atau bahkan pintu pintar yang bisa dibuka dengan aplikasi. Namun, kebaikan dari teknologi ini memiliki salah satu konsekuensi: jika kita tidak sengaja memilih password yang kuat, maka perangkat-perangkat kita bisa jadi dicuri oleh orang lain.
Risiko Keamanan
Perangkat pintar yang terhubung dengan internet ini memiliki risiko keamanan yang tidak dapat ditanggung. Jika kita tidak memasang password yang kuat dan tidak berubah secara teratur, maka perangkat-perangkat kita bisa jadi dinyalakan dari jarak jauh oleh orang lain. Bahkan, perangkat ini bisa diakses dengan menggunakan aplikasi keamanan sederhana.
- Contoh: Jika kamu memasang password untuk kipas angin dengan aplikasi, maka jika orang lain memiliki aplikasi yang sama dan tahu password kamu, mereka bisa saja mengaktifkannya dari jarak jauh tanpa kamu menyadari.
- Atau, misalnya, jika kamu menggunakan akun email untuk mengatur lampu LED di rumah, maka jika orang lain memiliki akses ke email kamu, mereka bisa saja mengakses dan mengaktifkan lampu tersebut dengan mudah.
Bagaimana cara mencegah hal ini?
Mencegah perangkat-perangkat kita dicuri melalui IoT membutuhkan sedikit keberanian untuk mengubah kebiasaan yang sudah terjadi. Berikut beberapa tips agar perangkat-perangkat kamu aman:
- Gunakan password yang kuat dan berbeda untuk setiap aplikasi dan akun.
- Pastikan bahwa semua perangkat pintar di rumah kamu memiliki pengaturan keamanan yang optimal.
- Hindari mengakses perangkat-perangkatmu menggunakan koneksi internet umum.
- Periksa secara teratur aplikasi dan akun keamananmu untuk memastikan bahwa tidak ada akses ilegal.
Konsekuensi yang Mungkin Terjadi
Jika perangkat-perangkat kita dicuri melalui IoT, maka konsekuensinya bisa sangat berat. Jika kamu memiliki perangkat yang penting seperti kamera, smartphone, atau komputer, maka itu bisa jadi dicuri oleh orang lain dengan mudah.
- Contoh: Jika kamu memiliki smartphone dengan aplikasi keamanan yang lemah, maka jika orang lain mengetahuinya, mereka bisa saja mengakses data pribadi dan foto-fotomu.
- Atau, misalnya, jika kamu memiliki komputer dengan aplikasi keamanan yang tidak aman, maka orang lain bisa saja mengakses semua dokumen dan file pentingmu.
Penutup
Mengerti tentang risiko keamanan dari perangkat pintar IoT membutuhkan kesadaran kita sendiri untuk mengatur kehidupan sehari-hari dengan lebih hati-hati. Dengan memahami bagaimana cara mencegah perangkat-perangkat kita dicuri, kita bisa menjaga privasi dan keamanan kita dengan lebih baik.